Kekuatan Baru Stand Pannacotta Fugo, Purple Haze Distortion!


Purple Haze Distortion adalah bentuk dari Purple Haze yang mengalami evolusi. Berbeda dengan Stand jenis ACT atau Requiem, Distortion diaktifkan saat menggunakan Great Heat Attack pada game PS 3-4 JoJo's Bizarre Adventure : All Star Battle. Sebenarnya, evolusi dari Stand ini hanya muncul pada game dan light novel Purple Haze Feedback saja, alias tidak canon. Akan tetapi evolusi Stand ini cukup mematikan bahkan pada Stand Master nya, Pannacotta Fugo yang tidak kebal dengan virus Standnya sendiri. 

Pada gamenya, terdapat 2 kemampuan pada tiap-tiap karakter, yang pertama adalah Heart Heat Attack dan kedua adalah Great Heat Attack. Perbedaan kedua kemampuan ini terletak pada jumlah heart pada game yang digunakan untuk mengaktifkan kemampuan keduanya, bilamana Heart Heat Attack menghabiskan 1 heart, sedangkan Great Heat Attack menghabiskan 2 heart. Perbedaan ini pula mempengaruhi kemampuan Stand, bilamana Great Heat Attack dapat membuat Stand berevolusi mengubah penampilan Stand maupun menambah kemampuan Stand yang masih berhubungan dengan kemampuan aslinya.  Akan tetapi di Light Novel JoJo's Bizarre Adventure : Purple Haze Feedback tidak dijelaskan bagaimana evolusi Stand ini diaktifkan. 

Penampilan
Saat Purple Haze berevolusi menjadi Purple Haze Distortion, dia mengalami beberapa perubahan penampilannya, akan tetapi masih menyerupai bentuk aslinya, seperti tidak lagi memiliki paku lancip di sepanjang punggungnya, tidak memakai kain yang diikat dipinggangnya, tidak memakai penutup lutut, tidak memakai sepatu putih tetapi diganti sepatu dengan warna yang selaras dengan motif tubuhnya, tidak memiliki iris mata bulat tetapi diganti seperti mata Stand seperti Echoes milik Koichi Hirose. Memakai helm dengan kaca bening yang menutupi wajahnya, mulut yang seperti dijahit longgar dan terdapat 3 buah kapsul pada masing-masing tangannya. 

Kemampuan
Stand ini merupakan Stand jarak pendek yang artinya jangkauan serangnya tidak lebih dari 5 meter, akan tetapi bahkan Fugo sendiri tidak dapat memastikan jarak serang saat Purple Haze melepaskan virusnya. Virusnya sendiri akan menginfeksi target dalam waktu 30 detik saja. Kampretnya, Fugo sebagai Stand Master dari Purple Haze tidak kebal dengan virus Standnya, sehingga mengharuskannya menjaga jarak dengan Standnya dan tidak melepas pada jarak targetnya. 
1. Virus Feral, ketika salah satu kapsul retak pada kepalannya, virus mematikan dilepaskan. Virus ini dapat ditularkan melalui sentuhan atau udara, tetapi dapat disterilkan dengan cahaya (beberapa puluh detik di bawah cahaya dalam ruangan akan menetralkannya, baik dari matahari maupun cahaya lampu.). Purple Haze dapat menembak bola lampu di tinjunya seperti pistol bertekanan untuk meningkatkan jangkauan. Ketika virus masuk ke dalam tubuh, fungsi metabolisme tubuh dihancurkan dari dalam ke luar, menyebabkannya mencair, membunuh dan sepenuhnya memberantas organisme dalam hitungan detik. Sehingga saat virus ini sudah menginfeksi tubuh, maka tubuh tersebut akan meledak seperti bubur. 
2. Distortion, kemampuan ini meningkatkan termasuk peningkatan presisi, virus Purple Haze Distortion memancarkan kekuatan yang meningkat dan sekarang memiliki kemampuan untuk memakan virus lain. Kekurangannya adalah melepaskan semua virus dari setiap kapsul dapat menyebabkan mereka makan dan membatalkan satu sama lain. Virus ini akan memakan virus lain, termasuk virus di udara dan virus yang sudah ada sebelumnya di makhluk lain. Ini memungkinkan Fugo memperlakukan dirinya sendiri dan sekutu untuk infeksi virus, tetapi lawan mungkin dapat menangkal atau "mengubah" virus dengan menggunakan virus lain atau organisme yang terinfeksi.

Jadi, ringkasnya gini, kemampuan yang didapat saat Purple Haze berevolusi menjadi Purple Haze Distortion, seperti pisau bermata dua. Pertama, Purple Haze Distortion akan melepaskan virusnya dan menyerang/menginfeksi target jauh lebih cepat dibanding Purple Haze biasa (original : 30 detik). Kedua, virus Purple Haze Distortion dapat memakan virus lain atau mikroorganisme lain yang memungkinkan target juga memiliki kemampuan yang sama dengan dirinya. 
Akan tetapi, karena yang saya bilang tadi kemampuan ini seperti pisau bermata dua, Purple Haze Distortion juga akan menyerang Stand Masternya, Pannacotta Fugo, dimana jarak serangnya hanya 5 meter, infeksi lebih cepat, dan Fugo tidak kebal dengan virusnya sendiri, sehingga pada keadaan ini, Fugo akan melepaskan virus dari kapsul yang lain untuk dilempar ke dirinya sendiri, dan saat virus dari target atau dirinya sendiri menyerang Fugo, virus yang ada di tubuh Fugo akan saling memakan virus lain sehingga Fugo dapat menyelamatkan dirinya. Tapi itu tidak sepenuhnya sembuh, Light Novel JoJo's Bizarre Adventure : Purple Haze Feedback menyebutkan bilamana tenggorokan Fugo masih seperti terbakar sehingga dia tidak dapat makan walaupun dia kelaparan, dan akhirnya dia bertemu dengan Giorno Giovanna di restoran dan menyembuhkannya dengan kekuatan Stand Golden Experience Requiem yang dimilikinya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Fakta Diego Brando

Refrensi Nama Karakter JoJo's Bizarre Adventure

Siapakah JoJo Part 9??? [Fan Theory]